The Relationship Between Knowledge and Attitudes Toward Husbands’ Participation in Family Planning Among Couples of Reproductive Age in the Kandangan Community Health Center Service Area
Keywords:
Attitude, Couples of Reproductive Age, Family Planning, Husbands’ Participation, Knowledge.Abstract
Family planning is a shared reproductive responsibility that involves not only women but also husbands as partners in decision-making and contraceptive use. This study examined the relationship between husbands’ knowledge and attitudes and their participation in family planning among couples of reproductive age in the working area of Kandangan Public Health Center. A quantitative cross-sectional design was used involving 150 husbands selected through total sampling. Data were collected using structured questionnaires assessing knowledge, attitudes, and participation in family planning and were analyzed using univariate analysis and the Chi-Square test. The findings showed that 118 respondents (78.67%) had high knowledge, 87 respondents (58%) had positive attitudes, and 111 respondents (74%) participated in family planning. The Chi-Square analysis demonstrated a significant relationship between knowledge and husbands’ participation in family planning (χ² = 4.522; p = 0.033), as well as between attitudes and husbands’ participation (χ² = 4.117; p = 0.042). These findings indicate that husbands with favorable knowledge and attitudes are significantly associated with participation in family planning. The results highlight the importance of strengthening husband-oriented reproductive health education and counseling while encouraging couple communication and shared responsibility. Family planning services should involve husbands more actively to support informed reproductive decision-making and sustained participation.
Downloads
References
Afifah Nurullah, F. (2021). Perkembangan Metode Kontrasepsi di Indonesia. Cermin Dunia Kedokteran, 48(3), 166–172. https://doi.org/10.55175/cdk.v48i3.53
Alyensi, F., & Vitriani, O. (2019). Hubungan Pengetahuan dan Sikap Pasangan Usia Subur tentang Kesehatan Reproduksi dengan Partisipasi Suami Dalam Keluarga Berencana. Jurnal Ibu Dan Anak, 7(2), 104-112. https://doi.org/10.36929/jia.v7i2.206
Anggraeni, A. A., Zen, D. N., & Rohmah, S. (2024). Description of factors associated with the selection of injectable contraceptives in couple of childbearing age in Kujang Village, Cikoneng Sub-District, Ciamis District, West Java. Journal of Midwifery and Public Health, 6(1), 1–10. https://doi.org/10.25157/jmph.v6i1.15881
Annisari, H. I. N. R., Rochimah, I. N., & Priastuty, C. W. (2023). Analisis partisipasi laki-laki dalam program Keluarga Berencana di Indonesia: Sebuah pendekatan Theory of Planned Behaviour. Jurnal Ilmiah Dinamika Sosial, 7(2), 214–230. https://doi.org/10.38043/jids.v7i2.4919
Ariny, S. B. (2022). Analisis Keikutsertaan Pasangan Usia Subur dalam Program Keluarga Berencana di Provinsi Sulawesi Selatan (Doctoral dissertation, Universitas Hasanuddin). https://repository.unhas.ac.id/id/eprint/25001/
Barus, E., Lumbantoruan, M., & Purba, A. E. T. (2018). Hubungan pengetahuan, sikap dan pelayanan KB dengan keikutsertaan pria mengikuti KB. Journal of Health Studies, 2(2), 33–42. https://doi.org/10.31101/jhes.451
Evitasari, M., Kholisotin, & Agustin, Y. D. (2019). Pengaruh efek samping penggunaan kontrasepsi terhadap kejadian unmet need di wilayah kerja Puskesmas Klabang Kabupaten Bondowoso. Al-Asalmiya Nursing: Jurnal Ilmu Keperawatan, 8(1), 53–65. https://jurnal.ikta.ac.id/keperawatan/article/view/473
Goretti, M., Kuswati, & Ginting, A. S. B. (2023). Hubungan pengetahuan, dukungan istri, dan peran tenaga kesehatan dengan keikutsertaan pria sebagai akseptor KB di wilayah kerja PKM Jatiwarna Kota Bekasi tahun 2022. SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah, 2(4), 1310–1325. https://doi.org/10.55681/sentri.v2i4.694
Hakim, T. P. N., & Lontoh, S. O. (2025). Studi Deskriptif Tentang Usia, Tingkat Pendidikan, dan Pekerjaan terhadap Keikutsertaan Pasangan Usia Subur dalam Program KB di Desa Gandu Majalengka. Jurnal Siti Rufaidah, 3(4), 220-230. https://doi.org/10.57214/jasira.v3i4.256
Koni Suryaningsih, E., & Sukriani, W. (2023). Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi. Deepublish Digital.
Kurnia, H., & Rohmatin, E. (2022). Buku Ajar Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi. Perkumpulan Rumah Cemerlang Indonesia (PRCI).
Mamuaya, N., Wahyudi, M., & Syah, N. (2025). Metode Penelitian Kuantitatif.
Maydianasari, L., Sari, D., & Rahmidini, A. (2025). Efikasi Diri dalam Program Keluarga Berencana.
Muhatiah, R. (2012). Partisipasi pria dalam program keluarga berencana (KB). Marwah: Jurnal Perempuan, Agama dan Jender, 11(1), 1–18. https://doi.org/10.24014/marwah.v11i1.502
Najah, & Bostat. (2023). Analisis determinan keikutsertaan pria menjadi akseptor keluarga berencana di Indonesia. Midwifery, 4, 23–45. https://jurnalmu.poltekkes-mataram.ac.id/index.php/JurnalMU/article/view/165
Nelly Mariyam, & Oktaviani, R. (2021). Hubungan antara pekerjaan dan pendidikan terhadap rendahnya keikutsertaan suami menjadi akseptor KB pria di wilayah kerja Puskesmas Talang Betutu Palembang tahun 2017. Jurnal Kesehatan: Jurnal Ilmiah Multi Sciences, 10(2), 125–132. https://doi.org/10.52395/jkjims.v10i02.296
Notoatmodjo, S. (2012). Metodologi Penelitian Kesehatan. Rineka Cipta.
Pemerintah Republik Indonesia. (2014). Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 87 Tahun 2014 tentang perkembangan kependudukan dan pembangunan keluarga, keluarga berencana, dan sistem informasi keluarga.
Purnami, I. G. A. P., Hindriyawati, W., Ekawati, D., & Kismoyo, C. P. (2023). Tingkat pendidikan dan pengetahuan pasangan usia subur tentang metode kontrasepsi jangka panjang. Jurnal Kebidanan Malakbi, 4(2), 114–121. https://doi.org/10.33490/b.v4i2.983
Putri, L. A., & Nikmah, N. (2021). Gambaran penggunaan kontrasepsi hormonal dan kejadian efek samping penggunaan kontrasepsi hormonal pada wanita usia subur. IJMT: Indonesian Journal of Midwifery Today, 1(1), 9–18. https://doi.org/10.30587/ijmt.v1i1.3319
Rahnayanti, N., Abubakar, M. B., & Akmal, M. (2020). Partisipasi pria dalam program keluarga berencana di Kecamatan Banda Sakti Kota Lhokseumawe. Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Malikussaleh (JSPM), 1(1), 66–78. https://doi.org/10.29103/jspm.v1i1.3022
Raidanti, D., Wahidin, W., & Rahayu, S. (2021). Akseptor pria dalam keluarga berencana. https://repository.stikesrspadgs.ac.id/472/1/Akseptorpriadalamkeluargaberencana.Mei2021.pdf
Rohmatin, E., Kurnia, H., & Suptiani, L. P. (2022). Asuhan Kebidanan Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi. Eureka Media Aksara.
Sardi, R. A. A. T., & Werdani, K. E. (2025). A literature review of factors affecting male participation in family planning methods in Indonesia. Jurnal Kesehatan, 18(2), 152–162. https://doi.org/10.23917/jk.v18i2.2793
Sari, P., Febriani, C. A., & Farich, A. (2023). Determinant factors of men's participation as family planning acceptors in Indonesia (2017 IDHS data analysis). Jurnal Kesehatan Komunitas, 9(1), 138–148. https://doi.org/10.25311/keskom.Vol9.Iss1.1306
Soegiyono. (2011). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D.
Sugiharti, S., Matahari, R., & Utami, F. P. (2018). Buku Ajar Keluarga Berencana dan Kontrasepsi. Pustaka Ilmu Group Yogyakarta.
Triyatnowati, R. N., & Puspitasari, E. (2023). Hubungan karakteristik akseptor KB dengan pemilihan metode kontrasepsi di Puskesmas Kranggan Kabupaten Temanggung. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 12(1), 76–84. https://doi.org/10.52657/jik.v12i1.1927
Williams, W. V., Brind, J., Haynes, L., Manhart, M. D., Klaus, H., Lanfranchi, A., Migeon, G., Gaskins, M., Seman, E. I., Ruppersberger, L., & Raviele, K. M. (2021). Hormonally active contraceptives part I: Risks acknowledged and unacknowledged. The Linacre Quarterly, 88(2), 126–148. https://doi.org/10.1177/0024363920982709
Wulandari, K. D., Mulyawan, K. H., & Widyanthini, D. N. (2018). Tingkat pengetahuan, sikap, dan keinginan suami dari pasangan usia subur terhadap metode kontrasepsi vasektomi di Kecamatan Denpasar Selatan tahun 2017. Archive of Community Health, 5(2), 26–32. https://doi.org/10.24843/ACH.2018.v05.i02.p04
Yam, J. H., & Taufik, R. (2021). Hipotesis penelitian kuantitatif. Perspektif: Jurnal Ilmu Administrasi, 3(2), 96-102. https://doi.org/10.33592/perspektif.v3i2.1540
Yeremia Mamahit, A. (2019). Metodologi penelitian. Yayasan Bina Lentera.









