The Relationship Between Health Educator Mentoring and Pregnancy Risk Status Among Pregnant Women at The Kedungwuni I Community Health Center in Pekalongan
Keywords:
antenatal care, health educator mentoring, health cadres, pregnancy risk status, pregnant womenAbstract
High-risk pregnancy contributes to maternal and fetal complications when risk factors are not identified and managed early. Community-based health educator mentoring may support early detection, health education, antenatal care adherence, and timely referral. This study examined the relationship between health educator mentoring and pregnancy risk status among pregnant women at Kedungwuni I Community Health Center, Pekalongan. An analytical observational study with a cross-sectional design was conducted from June to July 2026 among 78 first- and second-trimester pregnant women selected using total sampling. Data were collected using the Poedji Rochjati Score Card and a cadre mentoring questionnaire, then analyzed using univariate and chi-square tests. Good mentoring was reported in 43.6% of participants, while 64.1% were classified as low-risk pregnancies. Among low-risk women, 62% received good mentoring. A significant relationship was identified between mentoring and pregnancy risk status (p = 0.000; r = -0.583), indicating an inverse association. Better health educator mentoring was associated with lower pregnancy risk status. Strengthening consistent community-based mentoring may support early risk identification and improve maternal health monitoring in primary care settings.
Downloads
References
Alhidayati, Syukaisih, Amalia, R., & Arisha, P. (2023). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian abortus terhadap ibu hamil di Rumah Sakit Umum Daerah Bengkalis. Al-Tamimi Kesmas: Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (Journal of Public Health Sciences), 12(2), 121–129. https://doi.org/10.35328/kesmas.v12i2.2483
Amelia, I., Kartiwan, N. N., & Ramadhanti, J. (2024). Panah Srikandi: Program pelatihan bagi kader kesehatan untuk deteksi dini kehamilan berisiko tinggi. Dharmakarya: Jurnal Aplikasi Ipteks untuk Masyarakat, 13(2), 165–171. https://doi.org/10.24198/dharmakarya.v13i2.51691
Amin, Y., Haswita, H., & Nuraeni, P. (2025). Analisis karakteristik dominan ibu hamil dan hubungannya dengan kehamilan resiko tinggi: Penelitian cross-sectional. Jurnal Formil (Forum Ilmiah) Kesmas Respati, 10(1), 86–96. https://doi.org/10.35842/formil.v10i1.585
Anggraeni, E., Martini, M., Handayani, Y., & Agustiarini, A. (2026). Pendampingan ibu hamil resiko tinggi untuk deteksi dini masalah kehamilan di Desa Jenggik wilayah kerja Puskesmas Rarang. Alamtana: Jurnal Pengabdian Masyarakat UNW Mataram, 7(1), 109–135. https://doi.org/10.51673/jaltn.v7i1.2791
Ardela, O. P., Riya, R., Sulastri, & Ningsih, N. K. (2023). Hubungan pengetahuan dan jarak kehamilan dengan pencegahan anemia pada ibu hamil di Puskesmas Putri Ayu Kota Jambi. MAHESA: Malahayati Health Student Journal, 3(9), 2810–2818. https://doi.org/10.33024/mahesa.v3i9.11002
Arifah, E. S. (2025). Hubungan peran kader kesehatan terhadap kepatuhan kunjungan antenatal care di wilayah kerja Puskesmas Sipatana [Skripsi, Universitas Muhammadiyah Gorontalo].
Arikunto, S. (2019). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik. Rineka Cipta.
Arimas, Z. A., Muhamad, Z., Ishak, F., & Katili, D. N. O. (2025). Hubungan peran kader kesehatan dengan pemantauan ibu hamil berisiko di wilayah kerja Puskesmas Kabila. Al-Insyirah Midwifery: Jurnal Ilmu Kebidanan (Journal of Midwifery Sciences), 14(2), 265–274. https://doi.org/10.35328/kebidanan.v14i2.3072
Astyandini, B., Khobibah, & Rosiana, H. (2023). Konflik beban ganda bidan di Puskesmas. Midwifery Care Journal, 4(2), 70–79. https://doi.org/10.31983/micajo.v4i2.9716
Ayuni, I. Q., & Sjaaf, A. C. (2023). Hubungan peran kader terhadap kunjungan antenatal care pada ibu hamil resiko tinggi. J-KESMAS: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 9(1), 110–118. https://doi.org/10.35329/jkesmas.v9i1.3854
Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional. (2023). Peraturan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2023 tentang pemenuhan kebutuhan alat dan obat kontrasepsi bagi pasangan usia subur dalam pelayanan keluarga berencana.
Chabibah, N., Arifiana, R., & Ayuanda, L. N. (2022). Cegah resiko tinggi pada ibu hamil dengan PENA SUASI (Pendampingan Keluarga dan Suami Siaga). Batik-MU: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(1), 56–60. https://doi.org/10.48144/batikmu.v2i1.1173
Christiana, I., & Kurniawati, I. (2022). Pendampingan ibu hamil resiko tinggi melalui program OSOC (One Student One Client) di wilayah Puskesmas Kelir Banyuwangi. I-Com: Indonesian Community Journal, 2(3), 712–719. https://doi.org/10.33379/icom.v2i3.1892
Damayanty, S., Yudiyanto, A. R., Agussamad, I., & Larasati, R. (2024). Faktor-faktor yang mempengaruhi kehamilan risiko tinggi di Klinik Evie Kecamatan Babalan Kabupaten Langkat Provinsi Sumatera Utara tahun 2024. OBAT: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan, 2(3), 211–219. https://doi.org/10.61132/obat.v2i3.675
Departemen Sosial Republik Indonesia. (2017). Pedoman tenaga pendamping lapangan perempuan. Departemen Sosial Republik Indonesia.
Dhillon, P., Unisa, S., Gupta, A., Saraswat, A., Sulaiman, K. M., & Pedgaonkar, S. (2023). Utilisation of ANC services before and after the COVID-19 pandemic in selected resource-poor blocks of India: Role of community health workers in Swabhimaan programme area. BMC Health Services Research, 23, 864. https://doi.org/10.1186/s12913-023-09781-1
Gholami, K., Norouzkhani, N., Kargar, M., Ghasemirad, H., Ashtiani, A. J., Kiani, S., Sajedi Far, M., Dianati, M., Salimi, Y., Khalaji, A., Honari, S., & Deravi, N. (2022). Impact of educational interventions on knowledge about hypertensive disorders of pregnancy among pregnant women: A systematic review. Frontiers in Cardiovascular Medicine, 9, 886679. https://doi.org/10.3389/fcvm.2022.886679
Ghozali, I. (2018). Aplikasi analisis multivariate dengan program IBM SPSS 25 (Ed. ke-9). Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
Gopalakrishnan, L., Patil, S., Fernald, L., Walker, D., & Diamond-Smith, N. (2024). Association between coordinated counseling from both ASHA and Anganwadi Workers and maternal health outcomes: A cross-sectional study from Madhya Pradesh and Bihar, India. PLOS Global Public Health, 4(11), e0003639. https://doi.org/10.1371/journal.pgph.0003639
Handayani, F., & Fauziah, W. (2021). Determinan kejadian hamil resiko tinggi berdasarkan pengetahuan pada ibu hamil trimester III di Rumah Sakit Daerah Kabupaten Subang. Jurnal Kampus STIKES YPIB Majalengka, 9(2), 119–124. https://doi.org/10.51997/jk.v9i2.128
Hapisah, H., Rusmilawaty, R., Sofia, N., Hipni, R., & Megawati, M. (2024). Usia ibu dan hubungannya dengan kondisi kehamilan, persalinan, postpartum dan kondisi neonatal. Journal of Telenursing (JOTING), 6(2), 2699–2707. https://doi.org/10.31539/joting.v6i2.13370
Haryani, W., & Setiyobroto, I. (2022). Modul etika penelitian. Jurusan Kesehatan Gigi Poltekkes Jakarta I.
Heim, M. A., & Makuch, M. Y. (2024). Evaluation of a short in-person and online antenatal educational intervention for high-risk pregnant women linked to antenatal consultation. European Journal of Midwifery, 8, 3. https://doi.org/10.18332/ejm/175927
Hidayat, A. A. A. (2009). Metode penelitian keperawatan dan teknik analisis data. Salemba Medika.
Holila, Suprida, Yulizar, & Silaban, T. D. S. (2023). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kehamilan risiko tinggi. Jurnal Kesehatan dan Pembangunan, 13(25), 48–56. https://doi.org/10.52047/jkp.v13i25.153
Inayah, M., Nugroho, P. D. S., Himawan, F., Angkasa, M. P., & Pujiastuti, R. S. E. (2022). Empowering communities supporting motion mother sayang (GSI) in the early detection of pregnant mother of high risk pregnant woman. Jurnal Lintas Pengabdian Masyarakat, 2(1), 1–6.
Indrawati, N. D., Damayanti, F. N., & Nurjanah, S. (2016). Peningkatan pengetahuan dan sikap ibu hamil resiko tinggi dengan penyuluhan berbasis media. Prosiding Seminar Nasional & Internasional/Rakernas AIPKEMA 2016.
Indrilia, A., Efendi, I., & Safitri, M. E. (2021). Faktor-faktor yang memengaruhi peran aktif kader dalam pelaksanaan Posyandu di Kecamatan Simeulue Timur Kabupaten Simeulue. Journal of Healthcare Technology and Medicine, 7(2). https://doi.org/10.33143/jhtm.v7i2.1772
Irianti, B., & Astiriyani, E. (2025). Optimalisasi kader dalam upaya mendukung proses persalinan aman dan nyaman melalu pelatihan penggunaan lembar balik. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (ABDIKEMAS), 7(1), 1–7. https://doi.org/10.36086/j.abdikemas.v7i1.2861
Ismawati. (2020). Hubungan peran kader pendamping ibu hamil risiko tinggi dengan kepatuhan pemeriksaan kehamilan pada ibu hamil risiko tinggi di Puskesmas Mejuwet Bojonegoro [Skripsi, STIKES Insan Cendekia Medika Jombang].
Kalantari, E., Tajvar, M., Naderimagham, S., & Takian, A. (2024). Maternal obesity management: A narrative literature review of health policies. BMC Women’s Health, 24(1), Article 520. https://doi.org/10.1186/s12905-024-03342-2
Kayentao, K., Ghosh, R., Guindo, L., Whidden, C., Treleaven, E., Chiu, C., Lassala, D., Traoré, M. B., Beckerman, J., Diakité, D., Tembely, A., Idriss, B. M., Berthé, M., Liu, J. X., & Johnson, A. (2023). Effect of community health worker home visits on antenatal care and institutional delivery: An analysis of secondary outcomes from a cluster randomised trial in Mali. BMJ Global Health, 8(3), e011071. https://doi.org/10.1136/bmjgh-2022-011071
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2021). Angka kematian ibu. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Survei Kesehatan Indonesia 2023. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024). Angka kematian ibu dan angka kematian bayi di Indonesia. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Komariah, S., & Nugroho, H. (2020). Hubungan pengetahuan, usia dan paritas dengan kejadian komplikasi kehamilan pada ibu hamil trimester III di Rumah Sakit Ibu dan Anak Aisyiyah Samarinda. KESMAS UWIGAMA: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 5(2), 83–93. https://doi.org/10.24903/kujkm.v5i2.835
Ningrum, E. W., Lusmilasari, L., Huriyati, E., Marthias, T., & Hasanbasri, M. (2024). Improving maternal health literacy among low-income pregnant women: A systematic review. Narra J, 4(2), e886. https://doi.org/10.52225/narra.v4i2.886
Putri, A. P., & Lu, Y. Y. (2024). Maternal health literacy in pregnant women: A concept analysis. Maternal and Child Health Journal, 28, 1272–1282. https://doi.org/10.1007/s10995-024-03945-z
Putri, I. M., & Ismiyatun, N. (2020). Deteksi dini kehamilan beresiko. JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama, 8(1), 40–51. https://doi.org/10.31596/jkm.v8i1.565
Rahman, M. O., Yamaji, N., Nagamatsu, Y., & Ota, E. (2022). Effects of mHealth interventions on improving antenatal care visits and skilled delivery care in low- and middle-income countries: Systematic review and meta-analysis. Journal of Medical Internet Research, 24(4), e34061. https://doi.org/10.2196/34061
Sharifat, R., Borazjani, F., Araban, M., Pakpour, A. H., Ahmadi Angali, K., & Aiiashi, S. (2024). Nutritional education on health beliefs, metabolic profiles, and quality of life among high-risk pregnant women for gestational diabetes mellitus: A randomized controlled trial. Scientific Reports, 14, 27712. https://doi.org/10.1038/s41598-024-78447-7
Toh-Adam, R., Srisupundit, K., & Tongsong, T. (2012). Short stature as an independent risk factor for cephalopelvic disproportion in a country of relatively small-sized mothers. Archives of Gynecology and Obstetrics, 285(6), 1513–1516. https://doi.org/10.1007/s00404-011-2168-3
Zafman, K. B., Riegel, M. L., Levine, L. D., & Hamm, R. F. (2023). An interactive childbirth education platform to improve pregnancy-related anxiety: A randomized trial. American Journal of Obstetrics and Gynecology, 229(1), 67.e1–67.e9. https://doi.org/10.1016/j.ajog.2023.04.007









